Sahur On The Streets

Minggu kemaren 14 September 2008, teman-teman d tempat tinggal saya ngadain “Sahur On The Streets”. Alkhamdulillah saya juga di ajak dalam acara itu. Menurut undangan kami diharuskan berkumpul jam 02.00 pagi di pos satpam depan kompleks.

Jam 01.30 Handphone saya sudah berdering, padahal alarm saya set jam 2 kurang 5 menit. Ternyata mas Yudi (orang yang ketiban rejeki jadi ketua kami) yang telpon, suruh kumpul di pos satpam. Sesuai mandat saya keluar dari rumah dan langsung menuju pos satpam. Eh sampai di sana baru ada 2 orang (4 orang termasuk mas sami dan mas najib, satpam kami). Beberapa menit kemudian baru satu per satu penghuni kompleks dateng. Kira-kira jam 02.30-an kami langsung berangkat, dengan pasukan berjumlah 25-an orang (gak ngitung berapa pastinya).

Kami mampir dlu ke rumah makan Pak To buat ngambil pesenan makanan yang mau di bagi-bagikan. Perjalanan berlanjut dengan tujuan awal ke daerah lempuyangan. Sampai di perempatan selokan mataram (depan artha digital) kami berhenti, kami mencari target operasi kami yaitu anak jalanan dan pengemis. Setelah menyisir sepanjang selokan mataram ugm tidak satupun target yang kami temui. Akhirnya diputuskan melanjutkan perjalanan ke arah lempuyangan. Nasi bungkus kami bagi per motor (ada sekitar 7 motor) dan mobil (ada 3).

Sampai d depan mirota kampus target operasi kami ubah menjadi tukang becak, alkhamdulillah di depan mirota kampus banyak tukang becak yang melepas lelah di atas becak masing-masing. Perjalanan berlanjut ke daerah Terban. Ternyata bukan kami saja yang membagi-bagikan makanan sahur, tukang becak di terminal terban sudah ada yang mendapat makanan bungkusan dari kelompok lain. Haluan kami rubah menuju daerah Wirobrajan. Alkhamdulillah sepanjang perjalanan ke Wirobrajan kami menemui banyak target operasi seperti d daerah Tugu, Pasar Kranggan, Perempatan Pingit, Bunderan Satlantas, dll.

Waktu menunjukkan jam 3 pagi, tapi nasi bungkus masih banyak yang belum d bagikan. Akhirnya kami berpencar untuk mencari target operasi sendiri-sendiri. Setelah nasi bungkus habis dibagikan kami akan berkumpul di masjid kampus ugm, begitu perjanjian yang kami buat.

Sekitar jam 3 lebih 15 menit kami sudah berkumpul di depan masjid kampus. Sekarang saatnya kami yang menerima nasi bungkus buat makan sahur bersama. Seharunya menurut agenda acara, setelah acara sahur bersama selesai acara akan dilanjutkan dengan sholat subuh bersama di masjid kampus. Namun karena satu dan lain hal, pukul 03.40 kami pulang ke rumah masing-masing.

Senang rasanya bisa berkumpul dengan tetangga, maklum hampir semua penghuni kompleks kami adalah mahasiswa yang super sibuk jadi jarang bertemu satu sama lain di hari-hari biasa … hehe …

6 comments so far

  1. mybrainsgrowell on

    sudah kenal sama tetangga to skrg? baguslah..
    ana seng ayu ra ris?😀

  2. paris on

    @sigit : kenalnya udah lama, kumpul2nya yang jarang …😀

  3. adi wirawan on

    kok ra mampir ning kosku disik…aku khan juga butuh sahur

  4. amru on

    kok ra diampirke neng kontrakanku disik… podo aku yo butuh sahur

  5. paris on

    @ adi + amru : masih ada yang lebih membutuhkan dari kalian …🙂

  6. crizosaiii on

    niat buaaguss tuh. kapan diterapin di swakomp 07 yaa..?? ada ide kah?😀


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: